Terima Kunjungan Komisi A DPRD Mimika, Aldi Padua : Serapan Anggaran Kesra Capai 30 Persen
Papuaekspose.com, – Pelaksana Tugas Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Plt Kabag Kesra) Kabupaten Mimika, Aldi Padua menerima kunjungan Komisi A DPRD Mimika di Kantor Bagian Kesra Mimika Papua Tengah Jumat (20/10/2023).
Dalam kesempatan itu Aldi menjelaskan, pasca dirinya menjabat Plt Kabag Kesra pada 15 September 2023, serapan anggaran di Bagian Kesra saat ini bertengger di angka 30 persen. Sebelumnya posisi realisasi berada di angka 10 persen.
“Sebelumnya, serapan anggaran sekitar 10 persen. Setelah saya masuk, Puji syukur saat monitoring meja bersama bapak Bupati, saya punya progres sudah sekitar 30 persen lebih, dari 10 persen, itupun belum semua tagihan masuk, masih dalam proses” kata Aldi kepada para wakil rakyat.
Ia menuturkan, langkah-langkah konkrit tengah dipersiapkan untuk mempercepat serapan anggaran di waktu tersisa dengan membentuk tiga pejabat dalam pengadaan.
Aldi mengungkapkan, total pagu APBD 2023 Induk ditambah perubahan untuk dikelola Bagian Kesra sebesar Rp223 Miliar.

Rinciannya adalah, dana APBD Induk sebesar Rp143 Miliar untuk 151 Paket pekerjaan fisik termasuk konsultan dan pengawasan. Kemudian Rp80 Miliar dari perubahan diperuntukkan Dana Hibah bagi rumah ibadah sebesar Rp53 Miliar sisanya masuk di pekerjaan fisik maupun anggaran rutin.
“Jadi, semua pekerjaan sudah berjalan, untuk pengadaan langsung sudah didelegasikan ke pejabat pengadaan. Tinggal pekerjaan yang masih revisi, karena harus dihitung kembali oleh konsultan, jangan sampai beda perencanaan beda yang dikerjakan karena nomenklaturnya,” tutupnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD Mimika Nathaniel Murib mengatakan, kunjungan itu guna menjalankan fungsi kontrol terhadap realisasi APBD induk dan APBD-P 2023 yang dilakukan Pemerintah Daerah Mimika.
Nathaniel juga memahami posisi Aldi Padua yang baru dipercaya menduduki jabatan Plt Kabag Kesra Mimika belakangan ini.
“Plt Kabag Kesra (Aldi Padua) baru menjabat, kita tidak menyalahkan. Waktu tersisa satu bulan lebih ini, yang penting program kerja yang bersifat bantuan seperti hibah untuk rumah ibadah, pembangunan pagar gereja bisa berjalan tahun ini agar masyarakat juga bisa akui bahwa ada perhatian dari pemerintah” tandasnya.

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook