TIMIKA – Ustadz Abdul Syakir, yang beberapa hari lalu turut dilantik sebagai Penyelenggara Pendidikan, Haji dan Bimbingan Masyarakat Islam pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah mengatakan dirinya siap mengemban amanah dengan ikhlas.

“Amanah ini untuk bekerja lebih ikhlas. Urusan pendidikan, haji dan bimbingan masyarakat ini sangat krusial di kemenag. Tentunya tidak mengurangi bidang yang lain,” kata Ustadz Abdul Syakir di Kantor Kemenag Perwakilan Kabupaten Puncak di Timika kepada papuaekspose.com Jumat (24/2).

Ia menjelaskan, selama ini Kabupaten Puncak masih bergantung di Kabupaten Mimika khusus soal urusan Haji dan Umroh. Sebab, belum memiliki Kuota tersendiri khusus puncak. Alasan lainya adalah karena keterbatasan akses internet.

“Mudah-mudahan dengan hadirnya kami, kabupaten puncak sudah mendapatkan kuota haji sendiri. Target kami paling tidak 50 Kuota haji untuk melayani warga calon jamaah haji di puncak,” terang Syakir yang juga Wakil Ketua MUI Kabupaten Mimika.

”MTQ

Ditambahkan, pihaknya saat ini tengah menyiapkan penyuluh untuk menjalankan program awal yakni penyuluhan terkait spiritual Agama Islam di Kabupaten Puncak.

Dalam waktu dekat, kata Syakir juga akan mendatangi dua Masjid yang ada di Kabupaten Puncak. Selain itu menyambangi sejumlah Ormas Islam termasuk LPTQ sebagai Lembaga Pengembangan Al-Qur’an di wilayah itu.

“Kepada warga muslim di kabupaten puncak mohon dukungan dan doanya. Semoga kuota haji khusus kabupaten puncak terwujud kedepan,” tutupnya.

Sebelumnya, pada Rabu (22/2/23) lalu, Kantor Kemenag Kabupaten Puncak melakukan pelantikan untuk mengisi kekosongan pada jabatan di instansi keagamaan tersebut.