Papuaekspose.com – Bak bocah kemarin sore pengawasan pemilu melalui media sosial (medsos) dikeluhkan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Hal itu diutarakan Ketua Bawaslu Kabupaten Mimika Frans Wetipo, pada Selasa (9/1/2024) kemarin.

Frans Wetipo mengatakan sejauh ini pihaknya masih dapat mengawasi media sosial calon anggota legislatif (caleg) karena terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Untuk medsos caleg masih dapat kami awasi, namun yang susah diawasi yakni dari tim suksesnya,” kata Frans.

Menurutnya, untuk sanksi pelanggaran yakni memberikan teguran melalui surat tertulis kepada partai politik (Parpol) masing-masing.

“Tidak ada sanksi yang besar, selama tidak menyinggung unsur suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) dalam kampanye,” ujarnya.

”MTQ