Papuaekspose, – Dampak perubahan iklim akibat fenomena El Nino pada tahun ini terus membuat Salju Abadi Puncak Jaya mencair. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan kekhawatirannya.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, menyebut ekosistem yang ada di sekitar Salju Abadi menjadi rentan dan terancam. Perubahan iklim, kata dia juga berdampak pada kehidupan masyarakat adat setempat yang telah lama bergantung pada keseimbangan lingkungan dan sumber daya alam di wilayah tersebut.

“Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) BMKG bersama Ohio State University, Amerika Serikat, melakukan studi terkait analisis paleo-klimatologi berdasarkan inti es (ice core) pada gletser Puncak Jaya, pada 2010. Hasilnya, Salju Abadi mencair dan menuju kepunahan,” ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima, Sabtu 16 September 2023.

Pada 2010-2015, Salju Abadi menipis dengan ketebalan 1 meter setiap tahun. Kemudian, pada 2015-2016 ketika terjadi El Nino, salju abadi menipis hingga 5 meter.

Dwikorita mengatakan, semua pihak perlu memiliki kesadaran menjaga lingkungan. Upaya mengurangi emisi gas rumah kaca harus segera dilakukan. Begitu juga dengan penggunaan energi baru dan terbarukan.

“Kita perlu terus menjaga dan mengendalikan laju kenaikan suhu dengan cara mentransformasikan energi fosil menjadi energi yang lebih ramah lingkungan. Dalam Dialog untuk Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional di BAPPENAS tanggal 21 Agustus yang lalu, BMKG merekomendasikan pula perlunya program yang lebih sistematis dan berkelanjutan untuk observasi/pemantauan terhadap parameter lingkungan,” ucap dia.

Dalam kesempatan itu, Pakar Klimatologi BMKG yang juga memimpin studi dampak perubahan iklim pada gletser di Puncak Jaya, Donaldi Sukma Permana mengatakan Salju Abadi menipis hingga 2,5 meter, pada 2016-2022.

“Dampak nyata lainnya dari pencairan es di pegunungan ini adalah adanya kontribusi terhadap peningkatan tinggi muka laut secara global,” kata Sukma.

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook