Papuaekspose.com –  Sebanyak 40 orang pasien penyalahgunaan narkoba sudah direhabilitasi sejak Januari hingga Desember 2023, diantaranya lima pasien perempuan dan 35 pria. Hal ini dikatakan Kepala BNN Papua Barat Brigadir Jenderal Polisi Anak Agung Made Sudana di Manokwari, Kamis 28 Desember 2023.

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua Barat melaporkan jumlah pasien yang direhabilitasi tidak hanya pengguna narkoba yang di rehabilitasi di Klinik Kasuari BNN, tapi yang pakai lem aibon juga dilakukan rehabilitasi supaya bisa pulih.

“Dari jumlah tersebut, 30 orang melakukan rawat jalan, sehingga dapat meninggalkan ketergantungan terhadap narkoba dan lem aibon yang marak terjadi pada kalangan remaja,” kata Kepala BNN Papua Barat Brigadir Jenderal Polisi Anak Agung Made Sudana.

Upaya merehabilitasi akan berjalan maksimal jika ada dukungan dari masyarakat, terutama lingkungan tempat tinggal pasien. Oleh sebab itu, BNN terus memberikan edukasi dan sosialisasi ke seluruh komponen masyarakat.

”MTQ

“Pasien yang sudah direhabilitasi untuk pemulihan harus mendapat dukungan dari lingkungan di mana ia tinggal. Itu yang sangat diperlukan,” tutur Made Sudana.

Saat ini, kata dia, BNN sudah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Dinas Kesehatan Papua Barat, Rumah Sakit Umum Provinsi Papua Barat, dan Kejaksaan Tinggi Papua Barat.

Penandatangan tersebut untuk mengoptimalkan operasional pusat terapi jiwa dan rehabilitasi narkotika dan zat adiktif lainnya (Napza) Adhiyaksa pada Rumah Sakit Umum Provinsi Papua Barat.