Papuaekspose.com, – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Mimika tahun anggaran 2024 sebesar Rp7,5 triliun telah disetujui 7 Fraksi dan ditetapkan DPRD Kabupaten Mimika sebagai APBD induk 2024.

Besaran Anggaran tersebut disetujui dan ditetapkan dalam Rapat Paripurna IV Masa Sidang I tentang Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi DPRD Mimika dan Penutupan Pembahasan RAPBD Mimika TA 2024 di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Mimika Papua Tengah pada Kamis (18/1/2024).

Kendati telah disetujui, Pemkab Mimika mendapat sejumlah catatan dari Wakil Rakyat yang harus dijalankan nantinya.

Seperti halnya yang disampaikan Fraksi Kebangkitan Bangsa yang wakili Miler Kogoya.

”MTQ

“Penetapan APBD sekarang ini sudah sangat terlambat. Karenanya, kami harap tahun depan tidak terjadi lagi. Sebab dalam prinsip penyusunan APBD, dalam keputusan bersama yaitu tepat waktu, transparansi dan tidak bertentangan dengan kepentingan umum,” kata Miller.

Selain itu, pandangan Fraksi Perindo yang disampaikan Aloisius Paerong juga menyetujui dan menekankan Pemkab Mimika agar segera melaksanakan penyerapan anggaran sehingga dapat berjalan maksimal dan tepat waktu.

Ditempat yang sama, Fraksi Demokrat yang diwakili Lexi David Linturan juga menyetujui penetapan nilai APBD 2024 tersebut.

“Namun demikian, kami meminta agar pelaksanaan proyek dapat dilaksanakan segera. Tidak harus menunggu sampai bulan Oktober 2024,” ujarnya.

Sementara itu, Mariunus Tandiseno mewakili Fraksi Golkar dalam penyampaianya juga menerima dan menyetujui rancangan peraturan daerah (Raperda) APBD tahun anggaran 2024 ditetapkan menjadi perda.

“Kami menerima RAPBD Mimika tahun anggaran 2024 ditetapkan menjadi perda,” tandas Mariunus.

Usai pandangan akhir dari fraksi-fraksi, dilanjutkan dengan penyerahan dokumen materi keuangan.