MIMIKA  Sebagai upaya mengejar ketertinggalan dan mengatasi kesenjangan dalam hal cakap digital dan penggunaan internet di tingkat desa. Pemkab Mimika melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menjadikan Mimika Barat tepatnya di Kampung Kokonao sebagai Kampung Digital.

Plt. Kadiskominfo Mimika, Albertus Tsolme mengatakan, pihaknya tengah bersiap menjalankan program Kampung Digital yang dimulai dari Kampung Kokonao Distrik Mimika Barat.

“Kita menjadikan mimika barat sebagai kampung digital. Tentu semua aspek kehidupan di kampung dan di kota bisa terjadi transformasi informasi, mulai dari ekonomi, politik, hukum, budaya, sosial, pendidikan, pertanian serta kesehatan, sehingga kampung ke depan tidak lagi tertinggal oleh informasi, serta mendapatkan pelayanan cukup cepat lewat aplikasi administrasi, data, dan sebagainya,” kata Albertus kepada papuaekspose.com di ruang kerjanya Selasa (21/2/2023).

Ia menyebut, program itu disupport dengan sumber dana dari anggaran Otsus dengan nilai berkisar Rp1,5 miliar.

Dijelaskan, anggaran itu dialokasikan dalam bentuk barang berupa komputer, laptop, printer, Televisi dan alat pendukung Internet selanjutnya diserahkan ke pihak terkait di Kampung Kokonao Distrik Mimika Barat.

“Tujuan kita adalah meningkatkan kebutuhan informasi, pelayanan, dan perekonomian. Pemerintah sangat menganjurkan desa untuk berevolusi menjadi desa digital,” terangnya.

Albertus memastikan dalam tahun ini wilayah Mimika Barat sudah dapat menikmati layanan komunikasi melalui digitalisasi.

“Kita mulai di mimika barat sebagai ujicoba dulu. Kalau berjalan lancar dan capai target maka akan kita lanjutkan ke distrik-distrik lain,” ujarnya.

Plt. Kadiskominfo Mimika menegaskan program Kampung Digital bukan hanya sebagai upaya memajukan perkampungan dan mengejar ketertinggalan terhadap perkembangan teknologi dan internet. Akan tetapi juga bertujuan untuk menyukseskan program “Mimika Smart City”.