Papuaekspose.com – Nasib anak-anak Papua yang menempuh kuliah di luar negeri terancam drop out (DO) dari kampus tempat mereka menempuh pendidikan bahkan bakal dideportasi. Hal itu lantas memantik keprihatinan bagi Forum Peduli Pembangunan Papua yang angkat bicara.

Forum Peduli Pembangunan Papua melalui Freddy Watory mengatakan Pj Gubernur Papua Ridwan Rumasukun jadi sosok yang paling disorot atas apa yang telah terjadi kepada calon generasi emas Papua itu.

“Sebelumnya telah ada pertemuan membahas hal tersebut yang dihadiri kepala daerah di Provinsi Papua pada 26 Juli 2023. Hasil pertemuan itu, ada kesepakatan bahwa kekurangan dana Pemerintah Provinsi Papua akan didukung pemerintah kabupaten dan kota sesuai nominal yang telah disepakati masing-masing,” kata Freddy Watory, Kamis, 21 Desember 2023.

Menurutnya, dana tersebut statusnya hibah yang diserahkan kepada Pemprov Papua untuk menyelesaikan biaya hidup dan beasiswa untuk para mahasiswa periode Agustus hingga Desember 2023. Sayangnya, kesepakatan itu gagal dilaksanakan.

”MTQ

Pemerintah Provinsi Papua kabarnya tidak dapat membiayai ribuan mahasiswa yang sedang studi di luar negeri, sebagaimana disampaikan Ketua DPRP.