Papuaekspose.com, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Provinsi Papua Tengah melalui rapat pembahasan Forum Perangkat Daerah menolak 1.185 dari 1.975 usulan program kerja hasil Musrenbang dari tingkat Kampung dan Kelurahan yang kemudian dilanjutkan di tingkat Distrik.

Total usulan program yang disetujui hanya berjumlah 790 dan kemudian akan dimasukkan ke dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2024 mendatang.

Kepala Bappeda Kabupaten Mimika, Ir Yohana Paliling saat penutupan rapat pembahasan pada Forum Perangkat Daerah menjelaskan, usulan tak ditolak melainkan diarahkan pembiayaanya untuk menggunakan Dana Desa (DD), sebab Rencana Kerja (Renja) OPD yang sudah diusulkan untuk pembahasan Musrembang pada April mendatang telah mencapai Rp 7 triliun atau di posisi Rp 6,9 triliun lebih.

“Usulan program kerja di tingkat kampung dan kelurahan kita arahkan untuk gunakan Dana Desa. Tentunya di OPD kita sesuaikan dengan pagu anggaran Tahun 2024 dan diprioritaskan pada program yang mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM), urusan wajib, SDGs atau tujuan pembangunan berkelanjutan, mandatory dan program prioritas lainnya,” kata Yohana.

Usulan yang disetujui kemudian dituangkan dalam berita acara dan dibubuhi tanda tangan bersama saat penutupan Forum Perangkat Daerah Jumat (31/3/2023) di Hotel dan Resto Cenderawasih 66, Timika.

Berita acara ditandatangani oleh Kepala Bappeda, Ir, Yohana Paliling, M.Si, perwakilan OPD, perwakilan distrik dan Plh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Petrus Lewa Koten. (*)