Papuaekspose.com – Geram atas kelakuan salahsatu pemilik akun TikTok @luna.kiran4 yang telah menyebarkan sebuah video editan menyudutkan memfitnah bahkan mencemarkan nama Bupati Mimika, Dr Eltinus Omaleng. Melalui kuasa hukumnya, orang nomor satu di Mimika tersebut resmi melaporkan akun TikTok @luna.kiran4 ke pihak kepolisian.

Diketahui, Akun TikTok bernama @luna.kiran4 mengunggah sebuah video berdurasi 46 detik di akunnya pada Kamis (18/1/2024), berisi pernyataan Bupati Omaleng yang sudah dipotong dan diedit dengan memberikan keterangan seolah-olah mengadukan Bupati kepada Kementerian Dalam Negeri.

Padahal video tersebut momen dimana Bupati Omaleng menyampaikan sebuah pernyataan saat menjamu Pj Gubernur Papua Tengah bersama rombongan pada pesta bakar batu bersama masyarakat di kompleks 23, Distrik Kuala Kencana pada Rabu (17/1/2024).

Kepada awak media Bupati Omaleng menegaskan bahwa video itu telah diedit. Adapun yang ia sampaikan terkait munculnya gerakan separatisme di Papua berawal dari masyarakat Amungme. Tapi sekarang ia memastikan tidak ada lagi di Mimika, sebab selama menjabat, ia berupaya meredam gerakan tersebut sehingga beberapa orang yang dulunya menghasut masyarakat tidak lagi beroperasi di Mimika termasuk di wilayah Tembagapura.

”MTQ

“Sekarang kita orang Amungme tidak ingat barang itu lagi, sekarang kita nikmati pembangunan. Sejak saya jadi Bupati, kita tidak pikir itu lagi dan masyarakat di gunung saya bawa turun ke kota,” kata dia, Jumat (19/1/2024).

Begitu juga soal pernyatan Bupati Omaleng, tentang Otsus Jilid 2 yang dalam video tersebut telah dipotong sehingga memunculkan narasi seolah-olah Bupati menolak dan melawan pemerintah.

Sementara Bupati Omaleng justru menegaskan bahwa, ia merupakan satu-satunya Bupati yang terbuka menerima Otsus Jilid II bahkan melakukan deklarasi terbuka bersama masyarakat di Mimika, dimana salah satu dari buah dari Otsus Jilid II tersebut adalah pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB).

“Jadi narasi yang dibangun dalam video tersebut sangatlah menyesatkan dan merugikan diri saya sebagai pemimpin di Kabupaten Mimika ini,” sebutnya.

Malahan, ketika Bupati Omaleng menyatakan menerima Otsus Jilid II, ia mendapat ancaman yang disampaikan melalui surat dari salah satu pimpinan KKB.

“Waktu itu bupati yang lain tidak terima. Justru kami deklarasi terbuka, bahkan saya diancam ditembak oleh Joni Botak (salah satu pimpinan KKB), dia kirim surat untuk tembak saya mati,” katanya.

Karena pernyatannya sudah diedit dan sudah mencemarkan nama baiknya, maka Bupati Mimika, Eltinus Omaleng melalui pengacaranya akan melaporkan pemilik akun @luna.kiran4 ke pihak kepolisian.

“Pengacara akan datang untuk bikin laporan Polisi. Kami sudah minta bantuan Intelejen untuk mencari pemilik akun ini. Dia harus jelaskan tujuannya apa dan kita harus beri efek jera,” tegas Bupati Omaleng.

Terpisah dari pantauan, akun @luna.kiran4 mengunggah setidaknya tiga video yang berupaya menyudutkan Bupati Mimika.