Papuaekspose.com – Tepat sejak minggu 7 Januari 2024 bocah laki-laki berusia 8 tahun bernama Habel dilaporkan hilang saat tengah mencari telur ayam di hutan Gunung Siwi, Manokwari, Papua Barat.

Kabar kehilangan itu sontak membuat keluarganya panik bukan kepalang. Sudah 3 hari dilakukan pencarian, namun sang bocah itu tak kunjung ditemukan. Habel diketahui terpisah dari sang kakak hingga akhirnya hilang di hutan Gunung Siwi.

Tim gabungan dari SAR Manokwari dan aparat TNI-Polri bersama warga hingga saat ini masih berjibaku melakukan pencarian Habel. Tim SAR langsung melakukan pencarian begitu mendapat laporan itu.

“Habel anak usia 8 tahun hilang saat bersama orangtuanya mencari telur ayam di Gunung Sowi, Distrik Momiwaren,” kata Kepala Kantor SAR Manokwari, I Wayan Suyatna, Selasa (9/1/2024).

”MTQ

Wayan mengatakan, upaya pencarian sudah dilakukan tiga hari, namun bocah tersebut belum juga ditemukan.

Dia mengatakan, dari kronologis yang didapat dari Elisa, salah satu kerabat korban, menyebutkan bahwa korban sedang mencari telur ayam hutan bersama kakaknya di gunung Kampung Siwi, Distrik Momiwaren, Kabupaten Manokwari Selatan, pada Rabu (3/1/2024).

Saat sedang asyik mencari telur, Habel terpisah dari kakaknya dan hilang.

Setelah itu, keluarga korban melakukan pencarian mandiri, namun tak kunjung membuahkan hasil, hingga akhirnya melapor ke Kantor SAR Manokwari.

“Kami merespons laporan tersebut satu tim siaga atau piket hari Minggu kami kerahkan dan langsung mempersiapkan peralatan gunung hutan, alat komunikasi, medis hingga kendaraan. Pukul 7.45 WIT, tim operasi berangkat menuju lokasi kejadian yang dipimpin oleh Kasi Operasi dan Siaga Markus Lukas,” katanya.

Setelah melakukan perjalanan lima jam, tim tiba di lokasi dan berkoordinasi dengan Polres Manokwari Selatan dan keluarga serta Kodim Manokwari Selatan.

“Kami melaksanakan operasi hari pertama (Minggu) dan hari kedua (Senin) namun hasil masih nihil, kami memutuskan untuk menginap di hutan Gunung Siwi dan melanjutkan operasi hari ketiga Selasa (9/1/2024), namun hasilnya masih tetap nihil,” jelasnya.

Upaya pencarian akan dilanjutkan pada Rabu (10/1/2024) masih dengan melibatkan tim SAR Gabungan dan masyarakat setempat.