Papuaekspose, – Kabid (Kepala Bidang) Asset pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah BPKAD Kabupaten Mimika, Jefri Pawara mengimbau kepada para mantan pejabat di Pemkab Mimika agar segera mengembalikan Kendaraan Dinas yang adalah Asset Daerah.

Sebab menurutnya, hingga kini terdapat sebagain Kendaraan Dinas belum dikembalikan oleh beberapa mantan pejabat.

“Kami himbau kepada para pejabat yang sudah non job agar segera kembalikan kendaraan dinas karena itu asset daerah yang diinventarisir,” kata Kabid Asset BPKAD Mimika, Jefri Pawara kepada Papuaekspose baru baru ini di Ruang Kerjanya.

Dikatakan, pihaknya di tahun 2022 lalu telah menginventarisir total aset termasuk kendaraan dinas pada 36 OPD dan 6 Distrik dengan nilai aset sebesar Rp80.638.440.31.

”MTQ

“Kala itu, terdapat beberapa kendaraan pemutihan dan telah memiliki SK pemutihannya tapi pajak masih ditanggung pemerintah. Sebab, pemakai belum melapor dan melakukan balik nama,” katanya.

Asset Daerah termasuk kendaraan Plat Merah itu diatur dalam Pasal 2 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah sebagaimana diubah terakhir pada Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah.

“Jadi, seluruh kendaraan dinas milik Pemkab Mimika berjumlah 700an. Saat ini sudah ada 8 mobil dinas dikembalikan dari pejabat-pejabat yang sudah non job, tapi ada juga beberapa yang belum dikembalikan,” ungkapnya.

Jefry menyebutkan, di 2023 ini pihaknya akan melibatkan tim terpadu yang didalamnya ada Kepolisian, Kejaksaan Negeri, Samsat dan Dinas Perhubungan untuk melakukan penertiban kendaraan.

“Sudah ada anggaran penertiban untuk tim terpadu tahun ini. Jadi, kami harap segera dikembalikan sebelum penertiban. Kalaupun, kendaraan itu ingin diputihkan silahkan ajukan kepada kami dengan syarat sudah digunakan diatas 7 tahun dan atas persetujuan bupati,” tutupnya.