Papuaekspose.com – Marak penipuan penawaran berkedok investasi kekinian, karakteristik mudah diakses, praktis, serta menawarkan imbal hasil tinggi. BEI Papua ingatkan agar meningkatkan intensitas kewaspadaan dan kehati-hatian dalam berinvestasi.

Demikian dikatakan Kepala BEI Papua Aditya Kreasna Payokwa di Jayapura, Senin (1/4/2024) dalam keterangan persnya. Ia memandang penting sosialisasi mengenai keamanan dalam berinvestasi di pasar modal guna meminimalkan resiko yang bakal terjadi.

Menurut dia, banyak di antaranya yang tidak memiliki model bisnis dan underlying asset (aset finansial) yang jelas sehingga sangat berisiko bagi masyarakat yang ingin berinvestasi.

Oleh karena itu, bagi generasi muda yang hidup pada era digital ini, perlu dibekali dengan informasi terkait dengan produk investasi yang halal, aman, dan nyaman serta diregulasi oleh lembaga yang legal.

Aditya menjelaskan bahwa produk pasar modal, khususnya syariah, tidak hanya bagi investor dari kalangan muslim, tetapi juga nonmuslim. Misalnya, bursa saham di negara-negara Eropa seperti Inggris, juga punya produk investasi syariah yang sangat diminati investor di negara tersebut yang notabene dari kalangan nonmuslim.