Papuaekspose.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) lancar dengan ketersediaan yang aman dan tidak terjadi kelangkaan di seluruh wilayah di Indonesia.

Dalam keterangan di Jakarta, Minggu 26 November, Arifin meminta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan badan usaha penugasan untuk bekerja sama dalam memenuhi ketersediaan dan pendistribusian BBM di seluruh Indonesia.

“Sejauh ini berjalan baik dan pastikan jangan sampai ada kelangkaan,” kata dia, dilansir dari Antara.

Dia mengatakan hal itu didampingi Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati dan Anggota Komite BPH Migas Iwan Prasetya Adhi saat meninjau stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Raja Ampat, Papua Barat Daya, Sabtu 25 November.

”MTQ

Kepala BPH Migas Erika Retnowati mengatakan berdasarkan hasil pemantauan di SPBU yang telah beroperasi sekitar tiga tahun terakhir itu, didapati harga BBM yang dijual tidak berubah, yaitu Rp10 ribu untuk Pertalite dan Rp6.800 untuk Solar.

“Harganya juga tidak berubah, sesuai dengan yang sudah ditetapkan pemerintah,” katanya.