Papuaekspose.com – Polemik dimana salahsatu vendor PON XX 2021 Papua yang mengaku hingga saat ini belum dibayar mampir ke telinga Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo.

Tak ingin berkepankangan Dito pun langsung buka suara terkait polemik tersebut. Ia mengatakan bahwa pembayaran tersebut bukanlah tanggung jawab Pemerintah Pusat, melainkan Pemerintah Daerah (Pemda).

Padahal, ajang tersebut telah berlangsung dua tahun lalu, bahkan PON XXI sudah akan kembali bergulir di Aceh-Sumatra Utara, September mendatang.

“Jadi pihak vendor suratnya itu mempertanyakan. Dan ternyata setelah ditelusuri itu bukan merupakan yang dibayarkan pemerintah pusat,” kata Dito di Kemenpora, Jakarta, Kamis (18/1/2024).

”MTQ

“Jadi itu adalah program-program dan projek yang merupakan projek Pemda. Tapi tetap kami melakukan mediasi dan mendorong agar Pemda ada solusi konkret untuk permasalahan pembayaran vendor,” tegasnya.

Kendati demikian, menteri berusia 33 tahun itu menagatakan akan kembali melakukan pengecekan kepada pihak terkait.

“Ini nanti saya cross check lagi, kan kepemimpinan pemdanya baru lagi. Kami akan cek kembali bagaimana proses mediasinya,” kata Dito.

Pria yang juga politikius Partai Golkar itu mengungkapkan bahwa dalam PON Papua lalu, tak semua vendor dibayarkan oleh Pemerintah Pusat.