Papuaekspose.com –  Pada bulan Ramadhan tahun ini, Pemkab Biak Numfor meminta para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) agar lebih memperhatikan kehigienisan makanan untuk dikonsumsi warga yang ingin berbuka puasa.

Hal ini diutarakan Plt Sekretaris Daerah Biak Numfor ZL Mailoa di pasar kuliner Fandoi Biak Kota, Rabu (13/3/2024).

Menurutnya para pelaku UMKM yang berjualan di pasar kuliner Fandoi juga memperhatikan higienis makanan untuk dikonsumsi warga.

“Ya, ciri makanan higienis adalah makanan sehat bergizi dan yang tidak terkena kuman atau zat yang dapat mengganggu kesehatan,” kata dia.

Diakuinya, makanan bergizi adalah makanan yang memiliki jumlah kandungan karbohidrat, protein dan lemak.

Sedangkan syarat makanan higienis, sambung dia, yakni makanan mengandung vitamin yang cukup untuk kebutuhan tubuh.

Mailoa mengatakan makanan yang aman dikonsumsi mengandung protein, vitamin dan mineral.

“Agar makanan aman bagi masyarakat diperlukan syarat khusus antara lain pengolahan yang memenuhi syarat dan cara penyimpanan yang benar,” katanya.

Ia berharap pihak Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian Perdagangan, Dinas Koperasi dan Satuan Polisi Pamong Praja untuk mengatur dan mengawasi penjualan di pasar kuliner Fandoi Ramadhan 1445 Hijriah.

“Saya minta semua pedagang yang berjualan harus berada di dalam kawasan pasar kuliner Fandoi supaya lebih tertib dan mudah pengawasannya,” kata Plt Sekda ZL Mailoa.

Hingga hari kedua puasa Ramadhan 1445 Hijriah diperkirakan ada seratusan pelaku usaha mikro kecil yang berjualan aneka jenis kuliner untuk berbuka puasa Ramadhan 1445 H yang dijual.

Seratusan pengunjung sudah berada di dalam pasar kuliner Fandoi Ramadhan 1445 Hijriah untuk membeli berbagai kebutuhan berbuka puasa.

Untuk harga jual aneka jenis kuliner makanan berbuka puasa kisaran Rp2.000/buah hingga Rp50 ribuan/bungkus tergantung jenis menu yang dibeli.