Papuaekspose.com – Terungkap Kekejian kelompok penambang ilegal terhadap dua orang warga Manokwari mulai terungkap. Polisi menyebut kedua orang itu sebelum dibunuh dan dimutilasi ternyata ditembak terlebih dahulu.

Kronologi kejadian dalam peristiwa itu diungkapkan Kapolresta Manokwari, Kombes Pol RB Simangunsong, dalam press release penetapan 5 tersangka pembunuhan di Mapolresta Manokwari, Rabu (27/12/2023).

Dikatakan Kombes Simangunsong, dua dari empat orang korban, terlebih dahulu dilumpuhkan dengan cara ditembak menggunakan senapan angin tabung (cis).

“Pengakuan lima tersangka, bahwa korban ditembak sebelum dianiaya menggunakan senjata tajam hingga keduanya tewas,” ujar Kapolresta sambil menunjukkan barang bukti senapan angin tabung.

”MTQ

Selain barang bukti senapan angin tabung, tim Polresta Manokwari juga mengamankan satu senpi organik jenis revolver, sebilah pisau, dan alat komunikasi (handphone) milik tersangka.

Polresta Manokwari juga telah menyita satu unit motor dan satu Toyota Hilux berwarna hitam dengan nomor Polisi PB 8511 MN yang diduga digunakan tersangka untuk mengangkut dua korban pembunuhan.

“Masih ada barang bukti yang belum ditemukan yakni parang dan batu yang digunakan saat menyerang kedua korban,” ujar Kapolresta.

Kapolresta mengatakan, bahwa peristiwa pembunuhan terjadi di wilayah Distrik Saukorem Tambrauw, Papua Barat Daya pada Jumat (22/12/2023).