Papuaekspose.com  Sejak Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Mimika, Johannes Rettob dijadikan tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Papua dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Pesawat dan Helikopter menuai sorotan dari berbagai pihak.

Terbaru, Komisi III DPR-RI, Arteria Dahlan dalam keterangan pers, menuding kasus itu dipaksakan dan penuh muatan politik, bahkan dianggap sebagai upaya penzoliman terhadap seorang Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob.

Kejaksaan Agung pun diminta merespon dan mencopot Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Timika.

”Ada upaya penzoliman menggunakan tangan aparat penegak hukum untuk menjadikan Johannes Rettob (Plt Bupati Mimika) sebagai tersangka,” kata Arteria dikutip liputan4, Sabtu (4/3).

”MTQ

Kasus ini menurutnya dikendalikan oleh oknum lawan politik juga ingin menjatuhkan dan menguasai institusi Kejaksaan.

“Saya tahu betul perkara ini disetir, ada oknum yang berusaha mengendalikan sehingga institusi kejaksaan tidak bekerja sebagaimana mestinya,” ujarnya.